Welcome
Memilih AC Yang Tepat

Tips Memilih AC Yang Tepat

Sering mendengar soal AC, kan? Bagi sebagian orang AC menjadi salah satu benda yang sangat penting eksistensinya. Namun, bagi sebagian orang lainnya, keberadaan AC terkadang tidak dianggap ‘harus’ ada.Sebenarnya, apa itu AC? AC merupakan singkatan dari Air Conditioner. AC merupakan alat elektronik yang mana pengoperasiannya memerlukan tenaga listrik.

Ada beberapa jenis AC berdasarkan daya yang diperlukannya. Ada AC Standar, AC Inverter, AC low watt, dan AC Hibrid. Jika menginginkan AC yang tidak terlalu memperbesar tagihan listrik dan dengan harga yang terjangkau, AC low watt dapat dijadikan sebagai incaran utama. Berikut cara memilih ac low watt.

Pertama – tama, apa itu AC low watt? Perlukah memilih AC low watt? AC low watt merupakan jenis Air Conditioner yang memiliki sebuah keistimewaan yang lebih unggul jika dibandingkan dengan AC jenis lainnya. Apa itu? AC low watt cenderung membuat tagihan listrik menjadi lebih ringan jika dibandingkan dengan jenis AC pesaingnya. Seperti namanya, bukan? Selain itu, AC low watt cenderung memiliki harga yang tidak lebih tinggi dari beberapa jenis AC lainnya.

Jika sudah memutuskan untuk membeli AC low watt, tentu diperlukan pengetahuan yang hati – hati dalam memilih AC tersebut.Hal ini bertujuan untuk mendapatkan yang terbaik dari yang terbaik. Penilaian AC dapat dari segi kualitasnya saat terlihat, review pembeli lain, atau dari segi harganya. Berikut adalah tips – tips cara memilih AC low watt yang baik:

Tips Memilih AC Yang Tepat

1. Perhatikan PK (Paard Kracht) pada AC, lalu pilih yang sesuai dengan kebutuhan

PK merupakan Paard Kacht yang dalam konsep ini artinya adalah daya yang dihaslikan pendingin ruangan tersebut untuk tujuan mendinginkan ruangan tersebut. 1 PK sama saja dengan sekitar 9 ribu BTU/h atau 0,986 horse power. Lalu apa itu BTU? BTU merupakan kepanajangan dari British Termal Unit yang merupakan satuan kesejukan udara yang dihasilkan oleh AC. Jadi satuan BTU/h berarti satuan kesejukan yang dihasilkan AC tiap jamnya. Nilai maksimal BTU pada sebuah AC adalah delapan belas ribu BTU yang setara dengan sekitar 2 PK.

2. Penggunan listrik dari AC

Saat menggunaka AC berarti saat itu ada energi listrik yang juga dipakai, kan? AC merupakan salah satu alat elektronik yang penggunaan listriknya cukup besar. Maka dari itu, bagi pengguna AC yang ingin lebih hemat dalam penggunaan listrik dan tidak ingin membuat tagihan listrik membengkak, AC low watt lebih disarankan untuk penggunaan seperti di rumah. Sebelum membeli AC, perlu diperiksa apakah daya listrlk di rumah kuat menampung AC nantinya. Hal ini perlu diperhatikan agar AC yang dibeli nantinya dapat dipasang tanpa ada masalah.

3. Fitur tambahan AC

Seiring berjalannya waktu, AC semakin berkembang. Yang awalnya hanya berfungsi sebagai penyejuk ruangan, bertambah fungsinya menjadi pembunuh virus atau penghilang bau. Fitur – fitur tambahan ini dapat dijadikan pilihan untuk memberikan nilai tambah pada sebuah AC.

Tips Memilih AC

4. Harga AC dan biaya perawatannya

Harga adalah salah satu patokan penting dalam membeli sesuatu. AC dengan harga terlalu mahal mungkin akan memberatkan penggunanya. Namun, AC dengan harga terlalu murah juga belum tentu bagus. Jadi perlu memerhatikan banyak aspek dalam menilai suatu produk agar didapatkan AC yang pas sesuai dengan keinginan. Sebisa mungkin pula AC yang dibeli memiliki biaya perawatan yang relatif murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *