Welcome
Krisis Ekonomi Virus Corona ini

Pandemi Virus Corona Membuat Sederetan Negara Alami Krisis Ekonomi

Ancaman virus Corona tak hanya seputar kesehatan manusia, akan tetapi juga menginfeksi ekonomi global. Hampir semua negara melaporkan bahwa terjadi penurunan ekonomi yang sangat signifikan akibat virus Corona yang bermula di kota Wuhan, China itu. Dalam situasi terburuk, kondisi tersebut bisa menuju pada resesi. Indikatornya adalah penurunan pada Produk Domestik Bruto (PDB). Berikut sederakan negara yang alami krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

5 Negara Yang Alami Penurunan Ekonomi

1. Korea Selatan

Pada kuartal II tahun ini negara Korea Selatan terperosok ke dalam jurang resesi akibat merosotnya ekspor sebagai salah satu dampak dari pandemi virus Corona. Negara dengan perekonomian terbesar keempat Asia itu mengalami penyusutan ekonomi sebesar 3,3% pada kuartal II bulan Juni. Dengan kondisi tersebut, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahunan Korea Selatan akan merosot 2,9% menjadi yang terburuk sejak tahun 1998.

Krisis Ekonomi Virus Corona

Kondisi tersebut disebabkan oleh penurunan ekspor hingga 16,6% pada kuartal II. Padahal ekspor Korea Selatan berkontribusi terhadap hampir 40% dari total ekonomi negara. Namun sejak adanya pandemi virus Corona ini perekonomian negara Korea Selatan ini menjadi memburuk dan bahkan akan sedikit susah untuk dapat bangakit kembali seperti awal dengan waktu yang cepat.

2. Singapura

Sejak menyebarnya virus Corona di negara ini menjadi periode tersulit bagi Singapura. Hal itu dikarenakan negara yang akrab dengan julukan negeri singa ini mengalami resesi terburuknya sejak merdeka 1965. Pengalaman sukses masa lalu dalam menghadapi penyusutan ekonomi global tak mampu menolong negara Singapura untuk terhindar dari resesi kali ini.

Resesi yang dialami oleh Singapura kali ini memberikan tekanan pada Partai Aksi Rakyat yang merupakan partai penguasa dan pemilihan lalu mengalami kehilangan banyak suara. Untuk mengurangi dampak ekonomi lebih mendalam, maka negara singa ini mulai membuka kembali sebagian besar toko dan restoran seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 di Singapura.

3. Jerman

Pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi Jerman dilaporkan mengalami minus hingga 2,2% yang membawanya pada resesi. Hal ini merupakan penurunan ekonomi Jerman terbesar sejak 2009 ketika krisis keuangan global. Padahal perekonomian Jerman sudah mulai goyah sebelum virus Corona menyebar di negara tersebut. Hal yang menjadi penyebabnya adalah perang dagang Amerika Serikat dan China turut memberikan dampak pada aktivitas perekonomian Jerman.

Krisis Ekonomi Virus Corona sederet peluang indonesia di tengah pandemi virus corona

4. Amerika Serikat

Negara Amerika Serikat juga tak luput dari badai resesi yang merupakan dampak dari adanya pandemi virus Corona. Menurunnya perekonomian di negeri paman sam ini diakibatkan oleh pagebluk yang telah membuat negara tersebut secara resmi masuk ke jurang resesi ekonomi. Pertimbangannya adalah skala dan tingkat keparahan kontraksi ekonomi AS saat ini.

Kegiatan ekonomi dan angka pengangguran dengan jelas mencapai puncak pada pertengahan tahun 2020 lalu. Amerika Serikat secara resmi mengakhiri periode ekspansi ekonomi selama lebih dari satu dekade dan merupakan yang paling lama sepanjang sejarah AS. Resesi telah diprediksi setelah pertumbuhan ekonomi AS mengalami kontraksi atau minus hingga 5% pada kuartal 1 di tahun 2020.

Itulah sederetan negara maju yang mengalami penyusutan ekonomi cukup buruk. Akan tetapi beberapa negara telah menerapkan new normal life sehingga perekonomian negara sudah bisa mulai diperbaiki. Meski tidak dapat pulih dalam waktu yang sebentar setidaknya sudah ada upaya yang bisa dilakukan untuk memperbaiki perekonomian di beberapa negara tersebut. Sistem pemerintahan di sejumlah negara juga semakin diperketat dan semua warga wajib mematuhi protokol kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *