Welcome
Perang Melawan Corona

Memasuki New Normal, Simak Cara Perang Melawan Virus Corona di Masa Pandemi

Setelah ada seruan dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan jaga jarak sosial dengan menghindari kerumunan, namun masih belum terlihat tanda-tanda angka penularan Covid-19 di Indonesia akan segera menurun. Saat ini, fokus pemerintah diarahkan kepada peningkatan pemahaman masyarakat untuk mendukung isolasi, jaga jarak, menelusuri pasien positif dan menyiapkan kebijakan pengobatan pasien. Berikut ini akan diulas cara perang yang efektif untuk mengatasi virus corona.

Langkah Efektif Mengurangi Penyebaran Virus Corona

1. Isolasi Retrospektif

Seluruh masyarakat perlu memahami bahwa belum ada obat dan vaksin untuk pasien Covid-19. Sehingga penyakit satu ini hanya bisa dilawan dengan memutus rantai penularan dan penguatan kekebalan tubuh, salah satunya dengan melakukan isolasi diri dalam jangka waktu tertentu. Ternyata tidak cukup jika hanya menyerukan untuk melakukan isolasi mandiri kepada masyarakat. Pemerintah juga harus mengeluarkan kebijakan yang penegakannya disertai hukuman terhadap pelanggar.

Perang Melawan Virus Corona

Pemerintah Indonesia bisa mengadopsi kebijakan isolasi yang berlaku surut atau retrospektif selama 14 hari sejak orang-orang kembali dari luar negeri, dengan melakukan pengawasan ketat dan denda bagi yang melanggar. Kebijakan satu ini bisa mengurangi kasus penularan yang berasal dari seseorang yang sudah terdampak virus corona dari luar negeri. Pemerintah juga bisa menyiapkan beberapa tempat isolasi sementara selama 14 hari dengan harga yang terjangkau.

Misalnya saja dengan memberdayakan Asrama Haji dan wisma pemerintah lainnya agar mempermudah isolasi diri bagi yang baru kembali dari luar negeri. Secara teknis, pemerintahan juga bisa memasang gelang dengan GPS yang terhubung dengan dinas kesehatan bagi pasien yang telah terkonfirmasi positif (dengan level ringan dan sedang) yang diwajibkan isolasi di rumah seperti kebijakan di Hongkong.

2. Isolasi Zona Merah

Jumlah kasus tertinggi Covid-19 di Indonesia terletak di beberapa daerah di Pulau Jawa dengan pusat penularan di Jakarta. Dalam konteks satu ini, pemerintah perlu mempertimbangkan isolasi individu setidaknya selama satu minggu (umumnya gejala Covid timbul dalam 5 hari) bagi orang yang berpindah dari wilayah transmisi lokal Covid yang tinggi ke rendah. Saat ini pembatasan sosial berskala besar sudah diterapkan di Jabodetabek, tapi penerbangan domestik masih berlangsung.

Perpindahan orang via pesawat ini membawa risiko yang tinggi terhadap penyebaran Covid-19 ke wilayah yang masih memiliki jumlah kasus sedikit. Oleh sebab itu, sebaiknya penerbangan domestik juga harus ditutup. Isolasi wilayah yang dimaksud adalah dengan mencegah perpindahan orang antardaerah dari transmisi Covid yang tinggi ke daerah lain dengan kasus sedikit. Di dalam daerah yang sama, aktivitas tetap dapat dijalankan dengan prinsip PSBB.

3. Mengurangi Risiko Transmisi dengan Teknologi

Bagi mayoritas orang, terutama kelompok ekonomi bawah dan pekerja harian, keluar rumah untuk bekerja adalah suatu kebutuhan. Maka dari itu, gerakan menjaga jarak sosial harus digalakkan. Korea Selatan dan China sudah menggunakan aplikasi di telepon genggam untuk memetakan daerah yang rawan secara personal sesuai rute didatangi masyarakat. Di Indonesia, aplikasi seperti ini masih belum ada.

Perang Melawan Virus

Salah satu hambatan untuk membuat aplikasi seperti itu di Indonesia ialah tidak tersedianya secara terbuka dan terpusat zona merah Covid-19 bagi masyarakat. Beberapa daerah seperti di Jawa Barat dan Sumatera Utara berinisiatif membuat dashboard atau mengumumkan secara terbuka lokasi zona merah. Pembukaan dan transparansi data Covid dan zona merah ini sangat penting seperti permintaan dari Presiden Jokowi untuk perang melawan virus corona.

Dengan melakukan berbagai langkah efektif diatas, diharapkan pemerintah bisa segera menundukkan virus corona yang sedang mewabah saat ini. Meski kini sudah memasuki era new normal, tetapi masyarakat terus dihimbau untuk tetap mematuhi segala kebijakan pemerintah mengenai protokol atau prosedur kesehatan. Agar angka korban corona bisa menurun dan keadaan bisa kembali normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *