Welcome
Kiat Menjaga Kebersihan Lingkungan

Kiat Menjaga Kebersihan Lingkungan Agar Bebas Demam Berdarah

Kampanye untuk menjaga kebersihan lingkungan sepertinya sedang benar-benar digalakkan oleh berbagai pihak belakangan ini. Pasalnya, memang dengan menjaga kebersihan dari lingkungan maka lingkungan akan terbebas dari berbagai macam hal negatif. Salah satu hal negatif yang jelas diakibatkan oleh lingkungan yang tidak bersih adalah tentu saja penyakit. Berbagai penyakit tentu sudah dikenal merupakan sahabat dekat lingkungan yang kotor, tetapi salah satu diantaranya dan bahkan yang dikenal paling berbahaya dan paling mematikan di Indonesia tentu saja adalah demam berdarah.

Penyakit yang Biasa disingkat dengan sebutan DBD itu memang sudah amat sangat lama menjadi momok menakutkan di masyarakat kita. Padahal, beragam cara sudah coba dilakukan baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat itu sendiri. Tetapi apabila lingkungan masih belum bersih kiranya berbagai upaya akan terasa sia-sia. Itu sebabnya kiat-kiat dalam menjaga lingkungan tetap bersih guna terhindar dari berbagai penyakit terutama DBD harus benar-benar dilaksanakan. Kiat menjaga kebersihan yang dimaksud antara lain sebagai berikut.

Kiat Menjaga Kebersihan Lingkungan rumah

1.Menguras

Kiat pertama adalah menguras, maksudnya adalah menguras berbagai genangan air yang terindikasi terdapat jentik-jentik nyamuk maupun kotoran-kotoran yang jelas menimbun penyakit. Bak mandi, tandon air, dan berbagai tempat dimana air ditampung lainnya adalah hal-hal yang dimaksud dalam himbauan “menguras” ini. Karena memang pada tempat-tempat seperti itulah yang sebetulnya dekat dengan kita tetapi terabaikan potensi menyimpan penyakitnya. Tidak ada salahnya kiranya menguras tempat-tempat semacam itu secara rutin, tentu bukan dimaknai untuk melakukan pemborosan air karena memang murni niatnya adalah menghindarkan diri dari penyakit.

2.Mengubur

Berikutnya ada mengubur yang juga termasuk kiat jitu membersihkan lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit terutama DBD. Hal-hal yang dikubur adalah sampah-sampah yang pasti kerap kali menjadi sarang nyamuk maupun potensi penyakit itu sendiri. Sampah yang harus dikubur adalah berbagai sampah yang memang ada di sekitar baik itu yang organik maupun yang non organik. Tetapi apabila sampah yang ada dapat dikelola baik itu untuk digunakan kembali, dialih guna, maupun diperbarui maka hal itu akan lebih baik daripada dikubur. Tetapi jika tidak ada yang dapat mengolahnya maka pilihan terbaik memang menguburnya.

3.Menutup

Kiat terakhir yaitu menutup yang merujuk pada menutup berbagai tempat-tempat seperti pada poin pertama. Karena meskipun sudah dikuras, jika tempat semacam itu tidak ditutup maka akan sia-sia proses pengurasan yang dilakukan. Itulah sebabnya penutupan tetap perlu dilakukan guna menghindarkan nyamuk meletakkan jentiknya maupun sumber penyakit lainnya bersarang di tempat-tempat yang dimaksud itu. Penutup yang digunakan tentu harus proporsional baik secara ukuran maupun ketebalan. Karena apabila penutup yang digunakan tidak menutupi sepenuhnya, maka upaya penutupan seolah tidak berguna sama sekali.

Kiat Menjaga Kebersihan Lingkungan anda

Demikianlah kiat menjaga kebersihan lingkungan yang dapat dilakukan di masyarakat baik yang memang ingin terhindar dari termasuk DBD yang sekedar ingin membuat lingkungan yang tampak bersih, yang aman dan sehat. Dengan menerapkan kiat-kiat diatas yang sebetulnya merupakan gerakan pencegahan penyakit demam berdarah yang juga biasa disebut dengan gerakan 3M, maka niscaya lingkungan dapat terhindar dari ganasnya serangan penyakit demam berdarah maupun penyakit penyakit lain yang kerap kaitannya dengan lingkungan kotor.

Sudah banyak masyarakat di suatu daerah yang membuktikan keberhasilan kiat-kiat di atas, sehingga diharapkan masyarakat daerah lainnya dapat mengikuti jejak sukses tersebut. Ujungnya tentu saja akan tercapai tujuan masyarakat bersih dan sehat dalam skala yang lebih luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *