Welcome
Lakukan Lockdown Lagi

Corona Kembali Melonjak Naik, Berikut 5 Negara Yang Lakukan Lockdown Lagi

Saat ini, sejumlah negara telah mulai kembali beraktivitas seperti biasa. Hal itu dilakukan setelah jumlah kasus COVID-19 di negara tersebut dianggap sudah menurun. Akan tetapi, ada beberapa negara yang semua penduduknya harus tetap berdiam diri dirumah dan melakukan semua pekerjaan di rumah, karena kasus COVID-19 yang semakin melonjak naik. Berikut beberapa deretan negara yang lakukan lockdown lagi.

5 Negara Dengan Kasus COVID-19 Yang Tak Kunjung Turun

1. China

China melakukan isolasi negara kurang lebih selama 3 bulan, pemerintah melonggarkan kebijakan tersebut dan kembali membuka sejumlah kegiatan mulai dari perekonomian, wisata, bisnis hingga sekolah secara bertahap yaitu pada Mei 2020. Akan tetapi, kebijakan isolasi tersebut kembali dilakukan setelah beberapa ahli kesehatan di China mendeteksi bahwa kasus penyebaran virus COVID-19 di Beijing pada awal Juni melonjak naik.

Lockdown Lagi

Diketahui lonjakan kasus tersebut berasal dari salah satu pasar grosir yang berada di Beijing. Klaster baru tersebut muncul setelah tiga pedagang dan dua pengunjung pasar dinyatakan positif terpapar virus Corona. Pihak berwenang di China langsung kembali melaporkan adanya lonjakan kasus Corona di awal pekan sebanyak 61 kasus. Dari kasus tersebut KomKesNas (Komisi Kesehatan Nasional) setempat mencatat 57 kasus penularan lokal dan lainnya imported case.

2. Spanyol

Setelah kasus penularan virus Corona kembali melonjak naik di wilayah Catalonia pada pertengahan bulan Juni 2020, akhirnya Spanyol kembali menerapkan kebijakan isolasi negara sampai saat ini. Pemerintah Catalonia mengisolasi sekitar 40 ribu penduduknya dan hanya boleh keluar rumah untuk bekerja dan kegiatan penting lainnya. Sebelumnya, negara ini baru membuka kebijakan tersebut pada pertengahan bulan Juli setelah dikunci selama 3 bulan.

3. Australia

Negara satu ini juga kembali mengisolasi Victoria setelah menemukan adanya lonjakan kasus Corona yang mencapai ratusan kasus tiap harinya pada awal bulan Juli lalu dan hingga saat ini masih di isolasi. Australia juga menerapkan isolasi di Melbourne selama 6 pekan untuk mengendalikan kasus COVID-19 yang kembali melonjak. Perdana menteri Scott Morrison mengerahkan personel militer dan polisi untuk menjaga penduduknya.

4. Malaysia

Kedutaan Malaysia berencana untuk menerapkan kembali kebijakan isolasi apabila kasus baru penyebaran COVID-19 di negara tersebut melonjak naik hingga 200% per harinya. Pada bulan Juli 2020 lalu, negara ini sedang berada dalam pemulihan sehingga tidak menerapkan kebijakan pengawasan pergerakan (MCO) yang ketat. Hampir seluruh kegiatan bisnis dan ekonomi mulai berjalan dan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

Lakukan Lockdown

Namun, pada akhir bulan Juli 2020 ternyata pihak berwenang Malaysia kembali mendeteksi adanya lonjakan kasus baru COVID-19 dalam beberapa minggu terakhir ini. Terdapat 39 kasus baru dan 28 diantaranya merupakan kasus penularan lokal. Karena hal tersebut, Malaysia sampai saat ini masih menerapkan lockdown dan hanya memperbolehkan warganya keluar rumah untuk kegiatan penting saja.

5. Korea Selatan

Pemerintah Korea Selatan semakin memperketat kebijakan pembatasan sosial atau isolasi untuk meminimalisir laju penyebaran virus COVID-19 di negara tersebut. Pemerintah Korsel juga melarang adanya pertemuan besar, menutup tempat hiburan malam, gereja, hingga kegiatan olahraga. Pada akhir bulan Agustus 2020 lalu, Menteri Kesehatan Korea mengatakan kebijakan tersebut dilakukan setelah para pejabat melaporkan adanya 332 kasus baru.

Meskipun saat ini beberapa negara sudah banyak yang menerapkan New Normal life, namun masih ada beberapa negara yang masih takut untuk membebaskan warganya untuk berkegiatan di luar rumah. Itulah beberapa negara yang masih terapkan isolasi negara hingga saat ini karena kasus penyebaran virus COVID-19 yang tak kunjung turun. Untuk mencegah tertularnya virus COVID-19 maka kita harus selalu mematuhi protokol kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *